Akhirnya Jadi Nge-Villa Juga :)

6

Suasana Villa di Malam Hari

Setelah selama ini hanya menjadi wacana, akhirnya kunjungan ke villa benar-benar terlaksana. Setelah terjadi perdebatan sengit mengenai villa mana yang akan dikunjungi, lebih karena melihat faktor lokasi, fasilitas, bau aroma
sapi di villa yang lain serta terutama dan yang paling penting adalah harganya. Setelah menimbang ini itu akhirnya diputuskan sebuah villa di kawasan Canggu menjadi tempat kami leyeh-leyeh, bersantai, bercengkerama, berenang, memasak dan dinner bareng, main catur, main uno, main kartu “setan”, curhat sampai jam 3.15 pagi dan bermalam selama 1 malam. Kok cuman 1 malam? Iyes, mengingat aktifitas masing-masing yang super sibuk dan juga utamanya budget yang sangat mepet, kami hanya menginap satu malam saja.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Dugong Feeding

Sepertinya setiap agenda kegiatan yang dilakukan punya keseruannya masing-masing. Bayangkan saja, di sesi berenang tiba-tiba saja muncul traktor sawah di kolam renang, atau munculnya dugong yang minta disuapin makan. Atau saat ada seorang pemuda tanggung yang berusaha terus menutupi “lututnya” dengan baju renangnya saat mau keluar kolam. Saat main uno juga seru, ada satu orang yang terlihat sangat serius saat bermain, sering mengernyitkan dahi seperti orang sedang berpikir, tapi ternyata paling sering pula dicoret lipstik. Untuk melindungi identitas yang bersangkutan, kita panggil saja beliau dengan nama Ten (panggilan sebenarnya .red). Sesi makan malam juga nggak kalah seru saat ibu-ibu darma wanita sibuk di dapur, tak mau kalah dari para ibu, bapak-bapak darma pria terlihat sangat sibuk, aktif ngerecokin dan bersemangat dalam mencicipi makanan yang sedang dimasak.

5

Sesaat Sebelum Dinner

Akhirnya, kunjungan seharipun diakhiri dengan berenang season 2, dan potong cake ulang tahun untuk 3 orang yang berulang tahun di Oktober ini. Selamat hari jadi buat kalian bertiga, semoga..semoga.. dan semoga.. Ucapan terima kasih juga saya sampaikan buat yang sudah bersedia menyempatkan untuk memilih cake ulang tahun untuk dirinya sendiri. Saya ucapkan juga selamat untuk  yang telah bersedia dengan sangat terpaksa dan tidak lapang dada untuk menjadi traktor dan diceburin ke kolam renang.

Sungguh suatu pengalaman yang seru, rame, rusuh, basah, coreng moreng dan penuh haha hihi.

Many thanks Gal, Met, Bal, Rav, Ten, Yas, Dev, No, Za 🙂

Advertisements

Saya dan Media Sosial

Bersosialisasi merupakan hal yang penting bagi kita semua, sudah menjadi fitrahnya manusia adalah makhluk sosial yang butuh berinteraksi dengan manusia lainnya. Seiring perkembangan teknologi, banyak sekali media sosial yang ada di sekitar kita, saya sendiri pernah mencoba beberapa diantaranya, sebut saja Twitter, Plurk, Flickr dan..Friendster! 😀

Tapi kemudian seiring berjalannya waktu dan karena saya bukanlah seorang yang sosialita banget, hanya Facebook lah yang benar-benar saya maintain, itu pun lebih kepada obat kangen saat berjauhan dengan orang tua dan keluarga, juga sebagai media silaturahim dan nostalgia dengan teman-teman lama yang sudah sangat jarang bertemu.

Namun semalam, iya..baru tadi malam atau kurang lebih 12 jam yang lalu, akhirnya saya terbujuk juga oleh anak-anak muda partner haha-hihi di kantor untuk membuat akun Instagram, biar kekinian katanya. Akhirnya setelah hampir 6 tahun dari initial release-nya, saya pun sign-up di Instagram, terlambat sekali memang 😀

Let’s see, berapa lama saya bisa bertahan me-maintain akun Instagram saya, apakah hanya euforia sesaat, atau mampu bertahan cukup lama ditengah hiruk pikuk gejolak dunia ini. Saat tulisan ini naik cetak, baru 1 foto yang saya post (itupun buat ngetest doang biar nggak kosong-kosong amat), dan follower pun baru 24 orang saja 😀

So, dengan segala kerendahan hati, jika ada yang bersedia mem-follow, akun Instagram saya adalah “edwindsyam”, dan Insya Allah akan saya folbek 🙂

 

Tukad Cepung dan Kanto Lampo

Mengunjungi air terjun sepertinya mulai menjadi rutinitas kehidupan di Bali ini. Termasuk weekend kemaren, saat beberapa anak muda yang enerjik mengajak saya untuk mengunjungi 2 air terjun di kawasan Bangli dan Gianyar. Entah kenapa, bercengkerama bersama mereka seolah membuat saya lebih muda beberapa bulan, menjadi sebaya dengan mereka. Walaupun sebenarnya sedikit sekali manfaat yang saya dapat saat saya bersama mereka, mengingat topik pembicaraan saya dengan mereka sangat random, cenderung gibah dan mutlak penuh dengan haha hihi. Tapi mungkin karena sedikit manfaat itulah yang membuat saya seolah sulit menolak ajakan mereka jika mereka mengajak saya berkunjung ke suatu tempat.

DSCN7429

Kembali ke acara jalan-jalan kemaren, karena kami bersebelas, akhirnya 2 mobil diluncurkan untuk mengakomodir kami semua. Dilihat dari personil yang ada di dalamnya, 2 mobil yang ada tersebut sangat bertolak belakang, personil mobil 1 sepertinya sangat berisik, sedangkan member mobil 2 sepertinya kalem-kalem. Apalagi mobil 1 disupirin seseorang yang saya pikir sangat darurat untuk segera di-ruqyah.

Tukad Cepung yang terletak di Bangli, merupakan tujuan pertama kami. Yang menjadi unik dari air terjun ini adalah dia ada di dalam semacam gua, cantik sekali. Walaupun butuh lumayan perjuangan untuk menikmati keindahannya, tapi perjuangan tersebut terbayar dengan indahnya Tukad Cepung.

Puas menikmati Tukad Cepung, kami pun menuju tujuan berikutnya, Kanto Lampo. Air terjun ini cocok sekali buat basah-basahan, dan kali ini, para personil “One Direction” pun tidak melewatkan spot ini untuk membuat video klip terbaru mereka. Penasaran dengan aksi mereka, silakan dinikmati foto dibawah ini,

DSCN7514

Akhirnya perjalanan pun diakhiri dengan menikmati suasana Pantai Ketewel dan makan malam romantis di sebuah restoran eksklusif yang tidak terlalu mahal di kawasan Renon.

Karena jatah foto setiap orang di blog ini adalah 2 foto, biar fair, silakan disimak foto-foto gadis – gadis belia, cantik, baik hati, pintar menabung dan tidak sombong yang ikut serta dalam acara trip kali ini.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Trip berikutnya..mari kita kemping, tapi mau kemping dimana? Hmm..saya ada ide, gimana kalo kita kemping outdoor? 😉