3 Idiots

Mungkin saya termasuk kedalam kelompok orang yang sangat sangat terlambat mengetahui keberadaan film ini, 3 Idiots. Film ini disutradarai oleh Rajkumar Hirani serta dibintangi oleh Aamir Khan dan Kareena Kapoor. Film yang di-release tahun 2009 ini baru saya tonton pada awal 2012 :D. Film India memang merupakan jenis film yang kurang mendapat perhatian untuk saya tonton. Sebelum 3 Idiots, film “berbau” India yang saya tonton hanyalah “Slumdog Millionaire”, “My Name is Khan” dan tentu saja “Kuch Kuch Hota Hai” 😉

Ok, kembali ke 3 Idiots. Awalnya saya menerima notifikasi posting di akun Facebook senior saya di kampus (Baca: Bang Ulfi .red) yang merekomendasikan untuk menonton film ini. Penasaran, saya pun mencoba untuk menonton film ini. Dan ternyata nggak nyesel, film ini sangat menghibur, inspiring, cukup mengharukan dan nggak terlalu banyak joget India-nya :D. Nggak heran memang setelah mengetahui bahwa film ini adalah film Bollywood dengan pemasukan tertinggi sepanjang masa, wow!!

Plot film-nya cukup sederhana, cerita tentang 3 orang sahabat di bangku kuliah yang mengisi hari-harinya di kampus sampai mereka lulus. Setelah lulus kuliah, seorang dari mereka tiba-tiba menghilang dan 2 yang lain berusaha untuk mencari keberadaannya. Hmmm..rasanya nggak seru kalo diceritain, untuk yang belum nonton, film ini highly recommended buat yang pengen ketawa dan melihat indahnya sebuah persahabatan.

So, selamat menonton..!!

Aal Izz Well… 😉

Advertisements

Avatar

Karena penasaran, meskipun sudah agak terlambat akhirnya saya dan istri masih sempat juga untuk menonton film arahan sutradara James Cameron yang telah mampu menggeser film ‘Lord of The Rings: The Return of The King’ dari peringkat kedua film berpenghasilan terbesar sepanjang masa ini. Film-nya lumayan seru, namun tidak akan saya ulas lebih jauh karena saya yakin banyak yang sudah menonton film ini 🙂

Ada hal yang menarik saat saya menonton film ini bersama istri di salah satu bioskop XXI di kawasan Serpong, kami melihat cukup banyak orang tua yang membawa anak-anak mereka yang masih kecil yang berusia sekitar 10 tahun-an, bahkan banyak juga yang masih berusia sekitar 5 atau 6 tahun dan datang secara ber-rombongan. Film ini kan sebetulnya mempunyai rating PG atau mempunyai sasaran penonton remaja dan dewasa, namun yang menonton cukup banyak yang masih berusia anak-anak.

Duduk disebelah kiri kami adalah sebuah keluarga kecil yang membawa 1 orang anak mereka yang masih kecil, mungkin masih berusia sekitar 6 tahun, pada saat film akan diputar, di layar muncul informasi bahwa film ini ditujukan untuk remaja, spontan sang ayah berkata kepada anaknya, “‘De, ternyata film-nya untuk remaja!”.

Kemudian pada saat film diputar, banyak anak kecil yang terdengar sedang mengobrol, cukup mengganggu memang, belum lagi anak kecil lainnya yang berdiri diatas kursi bioskop sambil menengok kesana kemari seperti sedang kebingungan.

Hmm..just wondering, apakah film Avatar ini mereka duga adalah versi layar lebar dari film kartun ‘Avatar, The Legend of Aang’ yang memang sedang cukup populer dan diputar di salah satu stasiun tv? 🙂

P.S. I Love You

PS I Love You 

Udah lama ngga nonton film di bioskop bareng istri, akhirnya weekend kemaren kita datang ke salah satu bioskop yang ada di bilangan Semanggi. Belum tau sih mau nonton apa, akhirnya kita tonton sebuah film yang dibintangi oleh Hillary Swank (Boys Don’t Cry, Million Dollar Baby) dan Gerald Butler (The Phantom of The Opera, Lara Croft Tomb Raider: The Cradle of Life), P.S. I Love You.

Awal film itu berkisah tentang sepasang suami istri yang bertengkar hebat, tapi kemudian dengan cepat bisa kembali baikan. Lalu kemudian dikisahkan sang suami meninggal dunia, namun sebelum meninggal, dia telah menyiapkan surat-surat untuk sang istri. Yang menarik adalah surat-surat tersebut sangat sesuai dengan keadaan pada saat sang istri membacanya, sehingga sang istri seakan dibawa untuk mengikuti skenario sang suami, yang notabene telah tiada.

Drama romantis yang dibumbui oleh sedikit komedi (berkat akting Gerald Butler) telah membawa suasana berbeda dari film yang disutradarai oleh Richard LaGravanese ini.

Kalo mencari film yang romantis, bisa membuat kita terharu dan sedikit tertawa, jangan lewatkan film ini 😉

Info lengkap film ini, dapat dilihat disini.

Image: http://psiloveyoumovie.warnerbros.com