Sebongkah Emas atau Segenggam Berlian?

Pernahkah Anda mendengar pepatah “Bagai buah simalakama, jika dimakan matilah Bunda, tak dimakan matilah Ayah”. Hal itu menggambarkan dua pilihan yang harus kita ambil, namun keduanya adalah hal yang sama buruknya. Dapat dibayangkan jika kita berada pada situasi tersebut, sungguh akan sulit memilih jalan mana yang akan kita ambil.

Namun pernahkah Anda mengalami situasi dimana Anda harus memilih salah satu dari dua pilihan yang sama baiknya? Memang menyenangkan mempunyai plihan-pilihan yang baik, namun kebingungan juga yang akan dihadapi jika keduanya kita lihat sama baiknya, sama menjanjikannya, sama cemerlangnya, sama nilainya, sama manfaatnya dan sama resikonya. Sungguh kita akan dihadapkan pada situasi yang sulit, seperti jika kita harus memilih antara “sebongkah emas” atau “segenggam berlian”, mana yang akan kita pilih?

Ah..tapi kenapa tokh kita harus bingung. Sebagai manusia yang beragama, tentu kita punya pijakan, punya sandaran, punya tempat mengadu, punya tempat meminta dan memohon yang terbaik. Dan yakinlah, Dia akan menunjukkan mana pilihan yang terbaik untuk kita.

Jadi kenapa harus bingung, yuk kita Sholat Istikharah! 😉

*Ditulis pada sore hari yang cerah, di suatu ruangan yang cukup nyaman di lantai 3 sebuah kantor di Sanur, Bali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s