Selamat Jalan Guy..

Hari itu Selasa, 26 Maret 2013 sekitar pukul 22.30 WIB, aku merasa ada yg berbeda dengan sahabatku, Agung Gantira atau aku biasa sapa dengan “Aguy”. Chating lewat Gtalk yang biasanya penuh canda tawa darinya, mendadak berubah menjadi serius. Aku pun bertanya dalam hati, apa yang terjadi dengan sobatku ini, apakah dia memang sedang malas tertawa atau karena ada sesuatu yang tidak aku tahu.

Jawaban dari pertanyaanku seakan terjawab saat Hari Rabu, 27 Maret 2013 sekitar pukul 15.00, aku menerima telepon dari sahabatku yang lain (Guggie) bahwa Agung telah tidak sadarkan diri karena adanya pembuluh darah yang pecah di kepala.

Sehari kemudian, Kamis, 28 Maret 2013, pukul 07.45, Guggie kembali menelepon bahwa keadaan Agung kembali memburuk. Pagi itu juga aku, Guggie dan sahabatku yang lain (Capluk) langsung meluncur dari Bandung menuju RSPP Jakarta.

Tiba di sana, kami bertiga mendengar cerita dari istrinya bahwa kondisinya semakin memburuk, pernafasan sudah dibantu dengan mesin, terkena serangan stroke dan gagal ginjal yang pengaruhnya semakin meluas ke jantung dan paru-paru. Melihat kondisi Agung hatiku menangis, rasanya tak percaya melihat teman yang aku kenal sejak SMP terdiam tak berdaya dengan berbagai peralatan medis yang melekat pada tubuhnya. Melihat keadaannya, aku berdoa semoga Allah SWT memberikan yang terbaik untuknya, untuk Agung.

Dan akhirnya..

Sabtu 30 Maret 2013, sekitar ba’da Maghrib, Agung pun telah dipanggil pulang oleh Sang Pemiliknya, Sang Khalik, meninggalkan seorang istri yang setia dan tak terhitung banyaknya teman dan sahabat yang mencintai dan dicintainya.

Selamat jalan Guy, aku yakin Allah SWT telah menyiapkan tempat terindah untukmu.

Dari sahabatmu….

Kuta, 31 Maret 2013

Advertisements