First Trip to London

London Bridge

Karena permintaan pemirsa, akhirnya saya menulis juga perjalanan saya dan teman-teman ke London weekend kemarin, masih tetep sambil ditemani lagu-lagu dari Chrisye 😀

Buckingham Palace

International Student Office di kampus mengadakan event Trip to London untuk international students, dengan biaya yang relatif murah GBP 15 (return ticket), tentu saja event ini sayang untuk dilewatkan. Saya dan 3 rekan Indonesia lainnya mengikuti event ini bersama dengan rekan-rekan international student yang lainnya.

Tempat pertama yang kami singgahi adalah Buckingham Palace, selepas dari sini kami berempat-pun berpisah dari rombongan untuk meng-explore London lebih jauh, untung saja ada salah satu rekan saya yang lumayan banyak tau tentang London, jadilah beliau yang meng-guide kami untuk wara-wiri di London. Thanks Fer 😉

Big Ben

Dengan berjalan kaki dari Buckingham Palace, kami-pun berjalan menuju ke Trafalgar Square, namun ditengah jalan kami melihat sesuatu yang menarik, tampaknya sedang akan dilakukan pergantian UK Guards (baca: Satpam Inggris .red) Kami pun menghampiri tempat tersebut dan cukup kagum juga melihat kuda-kuda mereka yang tinggi besar, kayaknya dikasih banyak vitamin tuh mereka sampe gede-gede kayak gitu.

Puas berfoto dengan mereka, perjalanan dilanjutkan ke arah Houses of Parliament dan Big Ben, namun di tengah perjalanan kembali ada hal yang cukup “mengganggu”, yaitu Downing Street, kediaman Perdana Menteri Inggris. Memang tidak boleh diperbolehkan masuk ke kompleks itu, apalagi melihat Downing Street 10 dari dekat. Namun, melihat dari gerbang cluster saja-pun sudah cukup bagi saya.

Cheltenham Boys di depan London Eye

Setelah “gangguan” tersebut, perjalanan menuju Big Ben-pun kami lanjutkan, setelah puas melihat Big Ben, Houses of Parliament dan London Eye yang berada dekat dengan Big Ben, perjalanan-pun kami lanjutkan ke Trafalgar Square yang tadi sempat tertunda, setelah itu masuk sebentar ke National Gallery yang berada di Trafalgar Square.

Kemudian perjalanan kami lanjutkan dengan London Underground Tube Train ke Piccadilly Circus, sambil menyempatkan diri makan siang disana. Setelah itu masih dengan Tube, kami-pun singgah di London Bridge. Kemudian muncul ide untuk menyempatkan diri mampir di Stamford Bridge, kebetulan hari itu ada pertandingan Chelsea melawan Everton.

Merasakan atmosfer pertandingan sejak dari Tube, kemudian berjalan ke arah stadion dengan para suporter The Blues dan berfoto di depan Stamford Bridge merupakan pengalaman yang cukup menyenangkan, apalagi jika suatu saat nanti bisa datang ke Anfield, Wow!!! 😉

Stamford Bridge

Kemarin cukup berfoto saja di depan stadion, sambil mampir sebentar ke The Chelsea Megastore. Pengen sih nonton, tapi nggak sempet juga (cari alesan, padahal mah memang harga tiketnya juga mahal :D). Setelah puas di Stamford Bridge, perjalanan kami lanjutkan ke Oxford Street, masuk ke beberapa toko, liat-liat, pegang-pegang, tapi nggak beli, hehe..namanya juga window shopping 😉

Akhirnya, perjalanan pun berakhir karena kami harus tepat waktu biar nggak ketinggalan bis yang akan membawa kami kembali ke Cheltenham. Fiuhhh… cukup melelahkan, tapi cukup berkesan.

It was very nice experience, visiting London for the first time.. 🙂

Advertisements

One day in Gloucester

Weekend kemarin saya diajak oleh rekan-rekan mahasiswa yang kebetulan satu kampus dengan saya ke Gloucester, sebuah kota tetangga Cheltenham. Sebelumnya saya tidak mengetahui apa daya tarik dari kota yang hanya berjarak sekitar 20 menit dengan bus dari Cheltenham tersebut. Dengan hanya membayar ongkos bus seharga GBP 1 (student price), saya bisa melihat salah satu tempat yang digunakan sebagai lokasi shooting film Harry Potter, yaitu Gloucester Cathedral.

Hmmm..sempat tertegun saat tiba di Cathedral yang dibangun pada abad VII tersebut. Anggun, megah, dan artistik, nggak heran kalau film Harry Potter mengambil tempat ini sebagai salah satu lokasi shooting mereka. Masuknya-pun tidak dipungut bayaran, kecuali kalau kita ingin naik ke menara dan melihat pemandangan kota Gloucester dari puncak menara-nya. Itu-pun tidak terlalu mahal, hanya GBP 3.

Cuman sayangnya, ada beberapa bagian yang tidak memperbolehkan adanya kamera, jadi ya, cuman beberapa bagian saja yang sempat saya abadikan, walaupun demikian, cukup puas untuk datang ke “Hogwarts” dan membayangkan Harry Potter dan teman-temannya sempat “sekolah” disini 🙂

Setelah cukup puas melihat Gloucester Cathedral, kita pun melanjutkan perjalanan ke Gloucester Dock, sebuah pelabuhan di Gloucester yang banyak terdapat restoran terapung. Kami duduk-duduk disini, menikmati suasana pelabuhan yang dingin, sambil membuat rencana satu saat nanti melakukan trip ke Liverpool dan Manchester 😉

Puas duduk dan ngobrol di pelabuhan, kami pun berjalan pulang menuju halte bus yang akan membawa kami kembali ke Cheltenham. Sesampainya di Cheltenham, hari-pun diakhiri oleh aksi Chef Malik dan Chef Feri untuk menghadirkan makan malam special berupa daging sapi rebus pedas, plus ayam tepung dan orange juice 😉

Let’s plan for the next trip Guys!! 🙂