The 100 Most Powerful Women

Baru-baru ini Forbes merilis 100 wanita paling berpengaruh di dunia. Duduk di tangga pertama adalah Kanselir Jerman, Angela Merkel. Nama-nama lain yang cukup populer adalah Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Condoleezza Rice yang berada di posisi ke-4, Sonia Gandhi di urutan ke-6, Oprah Winfrey ada di ranking 21, Ratu Elizabeth II di urutan 23, Melinda Gates di posisi 24, Hillary Clinton ke-25 dan Nancy Pelosi ada di ranking 26.

Berikut ini adalah ranking 1-25 versi Forbes.

first list

Masih banyak lagi nama tenar lain yang ada dalam list, selengkapnya bisa dilihat disini.

Advertisements

Robbi..dalam kenangan

 

Robbi

Robbi Alpriana, itulah nama lengkap sahabatku yang satu ini, orangnya baik banget, rajin sholat, cool. Secara fisik diapun menarik, tinggi, putih, ga heran banyak cewe yang suka sama dia.

Aku sekelas dengannya hanya pada kelas 1 SMA, tapi ga’ tau kenapa waktu yang cuman setahun itu membuatku semakin dekat dengan dia walaupun kami ga’ pernah sekelas lagi. Kita pergi ke bimbingan belajar yang sama, pulang bareng, ngobrolin cewe’, makan batagor, ketawa bareng.. dengannya ga ada yang aku tutup-tutupi.

Selepas kuliah dia melanjutkan ke Unpad, setelah lulus diapun bekerja di BRI. Pekerjaan di BRI mengharuskannya pindah-pindah tempat, hingga kemudian pada satu saat diapun ditempatkan di Bontang. Kebetulan pada saat itu aku ditugaskan ke Bontang untuk melakukan presentasi dengan client disana, kita pun janjian untuk ketemu, dan Robbi-pun datang ke tempat aku menginap, kita ngobrol bareng, ngalor ngidul, ketawa-ketiwi, sambil mengingat kejadian-kejadian yang pernah kita berdua alami waktu SMA dulu. Saat itu akhir 2006, Robbi bilang insya Allah bakal menikah tahun 2007 ini, diapun menunjukkan foto calon istrinya, bahagia jelas ada di benakku saat mendengarnya.

4 Agustus 2007, Robbi pun menikah dengan wanita pujaannya, Robbi mengundangku lewat SMS, dan karena kesibukan, akupun hanya mengucapkan selamat dari jauh.

20 Agustus 2007, Aku hanya terdiam saat melihat offline message dari temanku di Yahoo! Messenger yang menyebutkan bahwa tanggal 15 Agustus kemaren, Robbi meninggal dalam tidur-nya di Manado.

Maut memang tak pernah bisa kita duga… Selamat Jalan Sahabatku, aku yakin Allah sudah menyiapkan tempat terindah buatmu disana.

…dari sahabatmu yang akan selalu mengenangmu…

Job desc baru

Sejak lulus kuliah berkutat terus di departemen teknis ga membuatku betah duduk berlama-lama di depan komputer, meskipun bikin program, bikin flow, ngetik atau apapun kegiatan di depan komputer ga pernah bisa dilakukan berlama-lama. Maksimal duduk mungkin sekitar 2 atau 3 jam, abis itu harus “jalan-jalan” dulu, meluruskan kaki, meng-istirahatkan mata dan tulang, juga meregangkan otot-otot yang selama 2 jam berkonsentrasi membuatku tetap duduk tegak di depan komputer.

Tapi akhir-akhir ini, ada tambahan tugas baru yang membuatku harus tetap duduk selama lebih dari 2 jam, meeting! ya, rapat sama client, seharian, dari pagi sampe malem, istirahatnya paling cuman pas waktu sholat, bahkan makan siang-pun dilakukan di ruang rapat!

Punggung harus tetep tegak menopang tubuh, mata harus tetap berkonsentrasi merespon segala sesuatu dalam rapat, otak harus terus berputar dan mulut pun harus tangkas menjawab pertanyaan atau bahkan bertanya pada peserta rapat yang lain. Fiuhhh..#:-S

Kayaknya job desc baru ini bakal dilakukan dalam waktu yang cukup lama, membosankan sih, duduk-nya itu lho yang nge-bosenin. Tapi kata orang bijak bilang, “Do what you love and love what you do”, semoga ntar lama-lama bisa enjoy duduk dalam waktu yang lama, bukan apa-apa, soalnya bikin panas (maaf..) pantat dan pegel-pegel badan.